Make Up First

MAKE-UP FIRST

Usia

:

19-24 tahun

Jenis Kulit

:

Kombinasi

Warna Kulit

:

Medium

Undertone Kulit

:

Netral – Kuning

Keadaan Kulit

:

Dehidrasi, Sensitif, Mudah-sering, Berjerawat, Pori-pori besar, Bekas Jerawat, Warna kulit tidak merata, Kantung Mata Gelap, Berkomedo putih-hitam

Pertama-tama mari kita selaraskan pemikiran kita mengenai make-up, make-up adalah kegiatan mengubah penampilan dari bentuk asli (sebenarnya) dengan bantuan bahan dan alat kosmetik. Make-up lebih ditujukan untuk wajah, meskipun seluruh tubuh dapat di make-up. Jadi hanya menggunakan lip balm atau bedak bayi tetap namanya di make-up yah teman-teman. Tetapi ini menurut pengertian pribadi jika ada teman-teman yang tidak setuju tidak masalah karena pendapat setiap orang pasti berbeda-beda.

Make-up menurut aku pribadi adalah sebuah seni, banyak orang mempunyai bakat seni dibidangnya masing-masing. Sebagian orang dapat dengan mudah dan baik dalam seni memahat kayu, melukis dalam berbagai media (kertas, kayu, kulit dan lainnya) dan kami para make-up hunter menyukai seni untuk menghias bagian wajah kami atau orang lain (MUA). Terkadang yang membuat aku pribadi bingung adalah judgements para ‘tidak pengguna make-up’ yang sebenarnya memakai make-up dalam menilai kami para ‘make-up-ers’. Bagi aku pribadi yang menikmati make-up aku sadar jika dalam ber-make-up tidak ada batas ukuran atau standart karena kami mempunyai seni kami masing-masing. Penikmat make-up glamor silakan bereskpresi atau bereksperimen dengan make-up glamor, jika make-up lebih suka yang natural ya silakan juga ber-make-up natural.

Jika kita melihat para beauty vlogger pasti akan menjumpai bagaimana style make-up mereka akan berbeda antara satu dan yang lainnya dan kita tidak bisa seenaknya mengatakan bahwa si A jauh lebih bagus dari si B atau si B lebih baik dari si C dan seterusnya. Tujuan ber-make-up tidak lebih dari menambah kepercayaan diri penggunanya. Baik digunakan sewajarnya atau tidak wajar (make-up karakter) jadi kita tidak bisa se-enaknya menilai seseorang hanya dalam sebelah mata. Memang benar jika sudut pandang setiap orang pasti berbeda, ya namanya juga sudut kalua tidak berbeda namanya bukan sudut – C.Cholis tetapi dari kita tau jika sudut pandang berbeda-beda maka dari itu kita seharusnya tidak melihat hanya satu sisi saja.

Jadi artikel pertama tentang make-up tidak mengangkat terlalu banyak bahasan, ayo kita (teman-teman pembaca dan kami pribadi) dapat lebih menghargai satu sama lainnya, karena kita juga mempunyai sisi jika orang lain menyentuhnya akan membawa kita ke titik ter-rendah (down) di dalam hidup kita. Selagi pikiran, mulut dan tindakan kita bisa membuat orang lain dan diri kita sendiri merasa bahagia, kenapa kita harus menyakiti orang lain, ya kan?

2019-05-20T23:17:24+08:00